Selain itu, Pemerintah Indonesia dan Inggris juga akan bekerja sama dalam pengembangan dan implementasi strategi keamanan siber, manajemen insiden kemanan siber, promosi kesadaran dan pelatihan di bidang kemanan siber, serta pengembangan kapasitas di bidang kemanan siber.
Kepala BSSN RI Djoko Setiadi mengatakan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama Keamanan Siber antara Indonesia dan Inggris itu merupakan langkah awal dari kerja sama kedua negaraa di bidang siber.
"Inggris itu merupakan negara yang maju dan unggul dalam hal teknologi siber. Menteri Inggris (Mark Field) mengatakan bahwa MoU pada hari ini cuma 'starting point' saja, dan ke depan akan lebih banyak lagi kerja sama konkret," ujar Djoko.
Dia menyebutkan bahwa ke depannya, Inggris akan memberikan pelatihan pembangunan kapasitas di bidang keamanan siber untuk Indonesia.
"Selain itu, akan ada pula kegiatan-kegiatan untuk 'sharing experience'. Kita harus berpikir lebih jauh lagi untuk mengantisipasi serangan siber di masa depan," kata Djoko.
(Rahman Asmardika)