Indonesia Kecam Pemberian Penghargaan Dewan Kota Oxford Pada Tokoh Separatis Benny Wenda

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 18 Juli 2019 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 18 18 2080479 indonesia-kecam-pemberian-penghargaan-dewan-kota-oxford-pada-tokoh-separatis-benny-wenda-8oRXrBMvmO.jpg Kemlu RI. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengkritik keras keputusan Dewan Kota Oxford untuk memberikan penghargaan kepada Benny Wenda, aktivis separatisme Papua yang memiliki catatan kriminal. Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa penghargaan itu diberikan kepada orang yang salah, mengingat rekam jejak Benny Wenda.

Pada 17 Juli, Dewan Kota Oxford menganugerahkan penghargaan Oxford Freedom of the City Award, kepada Benny Wenda yang dianggap sebagai “juru kampanye damai untuk demokrasi”, meskipun Benny Wenda memiliki rekam jejak dan catatan kriminal yang mengaitkannya dengan kekerasan bersenjata di Papua.

“Indonesia mengkritik keras keputusan Dewan Kota Oxford untuk memberikan penghargaan kepada Benny Wenda, seorang aktivis separatis Papua dengan sejumlah catatan kriminal di Papua,” demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri dalam pernyataan resminya, Kamis, 18 Juli.

“Penghargaan ini menunjukkan kegagalan Dewan Kota Oxford untuk memahami rekam jejak orang tersebut dan kondisi aktual, pengembangan, dan peningkatan di Papua dan Papua Barat.”

“Indonesia masih akan menentang keras separatisme dan tidak akan mundur dalam memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambah pernyataan tersebut.

Menyusul penganugerahan penghargaan tersebut, Pemerintah Inggris, melalui kementerian luar negerinya menyatakan bahwa posisinya mengenai Papua yang selama ini dipegang tidak berubah, dan menegaskan bahwa Inggris mendukung integritas teritorial Indonesia dan mengakui Papua sebagai sebuah bagian keutuhan Indonesia.

“Keberadaan Benny Wenda di Inggris bukan berarti bahwa Pemerintah Inggris mendukung posisinya mengenai kedaulatan Papua dan penghargaan yang diberikan Dewan Kota Oxford tidak berpengaruh terhadap kebijakan Pemerintah Inggris. Dewan lokal secara politik bersifat independen dari Pemerintah Pusat sehingga hal ini merupakan urusan Dewan Kota Oxford,” demikian pernyataan yang dikutip dari Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.

Pemerintah Indonesia menyatakan apresiasinya atas sikap pemerintah Inggris tersebut, seperti yang disampaikan dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI.

“Indonesia menyatakan mengapresiasi posisi Pemerintah Inggris yang secara konsisten mendukung kedaulatan dan integritas Negara Kesatuan Republik Indonesia dan oleh karena itu tindakan yang diambil oleh Dewan Kota Oxford tidak berdampak pada hubungan antara kedua negara.”

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini