JAKARTA – Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins meyakini langkah negaranya untuk keluar dari keanggotaan Uni Eropa (UE), atau yang dikenal sebagai Brexit, akan menciptakan peluang besar bagi Indonesia. Inggris akan secara resmi keluar dari UE pada pada 31 Januari 2020 pukul 11 malam waktu Inggris, merealisasikan hasil referendum yang digelar pada 2016 lalu.
“Brexit menciptakan peluang besar bagi Indonesia. Hubungan kerja sama kami (Indonesia dan Inggris) semakin kuat. Kedutaan kami (Inggris di Indonesia) telah tumbuh sekitar 40 persen sejak referendum pada Juni 2016 – sebelumnya kami hanya memiliki 110 staf, sekarang ada 152 staf,” kata Dubes Jenkins dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (31/1/2020).
BACA JUGA: Ketentuan Brexit Disetujui, Inggris Keluar dari Uni Eropa pada 31 Januari
“Kami telah membuka kantor di luar Jakarta untuk merespon kebutuhan bahwa Indonesia bukan hanya Jakarta, tapi masih banyak potensi provinsi-provinsi besar lainnya yang harus kami jelajahi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dubes yang mulai bertugas di Indonesia pada 2019 itu mengungkapkan bahwa Inggris juga telah membuka kedutaan baru baru untuk ASEAN, dengan Duta Besar baru yang dikhususkan untuk menangani hubungan Inggris dengan organisasi negara-negara Asia Tenggara itu.
Pembukaan kedutaan baru itu dimaksudkan untuk memperkuat kemitraan penting antara Inggris dengan ASEAN.
“Semua ini terjadi karena pekerjaan luar biasa yang dilakukan Inggris bersama-sama dengan Indonesia,” ujarnya.