Jangkau Akses Sulit, 15 Motor Trail Dikerahkan untuk Evakuasi Korban Gempa-Tsunami Palu

Herman Amiruddin, Jurnalis
Kamis 04 Oktober 2018 19:14 WIB
Foto: BNPB
Share :

MAKASSAR - Sebanyak 15 motor trail dikerahkan Pemerintah Kota Makassar untuk mencari korban gempa yang terkendala medan berat di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Seperti diketahui, beberapa wilayah yang terdampak gempa dan tsunami di Sulteng masih terisolir akibat medan berat dan lokasi yang berjauhan.

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto menjelaskan bahwa Pemkot Makassar mengirimkan bantuan, relawan termasuk 15 motor trail pada tanggal 30 September lalu.

Selain motor trail, Pemkot Makassar juga mengirimkan bantuan logistik berupa, uang yang telah dikumpulkan, biskuit, ikan sarden, perlengkapan wanita, obat-obatan dan berbagai kebutuhan darurat lainya.

Bahkan, Danny mengungkapkan bahwa pihaknya berencana menggalang dana untuk korban gempa-tsunami pada event Makassar International Eight Festival atau biasa disebut F8. Hasil dari penggalangan dana tersebut akan segera didonasikan dalam bantuan tahap kedua ke Palu dan sekitarnya.

(Baca Juga: Evakuasi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng Terkendala Medan Berlumpur)

"Kita merasa terpukul dengan bencana itu, makanya nanti kita akan kumpulkan donasi di pembukaan F8. Kita minta para tamu VVIP mengumpulkan uang untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala," ucap Danny, Kamis (4/10/2018).

Sebelumnya, korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah kian bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga H+6 atau kamis (4/10/2018) Pukul 13.00 WIB, jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan sebanyak 1.424 orang.

"1.424 korban meninggal dunia. Perinciannya 144 di Donggala, 1.203 di Palu, 64 di Sigi, 12 di Moutoung dan 1 orang di Pasangkayu," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya