"Mereka ada yang mengungsi karena tidak punya rumah, ada yang punya rumah tapi trauma sehingga melakukan kemping keluar rumah dan berdiam di luar rumah," ucapnya.
Wiranto memastikan sepekan pasca gempa dan tsunami di Sulteng, seluruh kantor pemerintah sudah mulai dibuka kembali. Pemerintah juga akan mulai membangun barak sekolah agar siswa bisa kembali mendapatkan fasilitas pendidikan.
"Barak kita bangun untuk sekolah karena sekolahnya hancur dan enggak bisa dipakai. Makanya tanggap darurat enggak boleh terlalu lama supaya anak-anak enggak terganggu sekolahnya," pungkas dia.
(Awaludin)