Ia mengimbau masyarakat memilih pemimpin yang sudah teruji dan terbukti kerjanya, tidak hanya sekadar kritik dan mengumbar janji. Di antara capres-cawapres yang ada, Suryana mengaku lebih memilih Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Dari dua capres yang ada, kalau menurut kami sih lebih baik menyukseskan Pak Jokowi. Sudah jelas dia bekerja untuk negara kita. Contohnya bidang infrastruktur, selama kurun waktu 2014-2018 ia sudah membangun sekitar 3.400 km jalan biasa, ditambah 443 km jalan tol. Itu bukan prestasi main-main. Itu serius bagus. Secara umum fondasi ekonomi juga bagus," ujarnya.
(Baca Juga: 21 Ormas dan Relawan Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin)
Ustadz Suryana menambahkan, kampanye Pemilu 2019 haruslah sehat dan berorientasi pada program. Hal tersebut penting agar tidak terjadi kegaduhan.
"Jadi kami setuju saja pendidikan politik di majelis taklim. Semua harus diarahkan agar berkampanye sehat, debat program sajalah, jangan bawa-bawa dalil seolah dukung Jokowi adalah salah. Bagaimana bisa begitu, apalagi semua calon yang ada, agamanya Islam," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)