Presidennya Disebut Pembohong, Ekuador Usir Dubes Venezuela

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 19 Oktober 2018 14:12 WIB
Pengungsi Venezuela. (Foto: AFP)
Share :

CARACAS – Ekuador mengusir Duta Besar Venezuela dari Quito setelah menteri komunikasi Venezuela menyebut Presiden Ekuador Lenin Moreno sebagai “pembohong”. Tindakan Ekuador itu langsung dibalas Caracas dengan menjadikan kuasa usaha Ekuador sebagai persona non grata.

Menurut laporan Reuters, Jumat (19/10/2018), pada konferensi pers yang digelar Rabu, Menteri Komunikasi Venezuela, Jorge Rodriguez mengatakan bahwa Moreno adalah seorang pembohong dan menuduhnya membesar-besarkan jumlah imigran Venezuela yang datang ke Ekuador dalam pidatonya di PBB.

BACA JUGA: Kebanjiran Pengungsi dari Venezuela, Ekuador Umumkan Keadaan Darurat

Karena komentar Rodriguez dianggap menghina, Ekuador kemudian mengusir Duta Besar Venezuela dan memanggil pulang kuasa usahanya dari Caracas untuk melakukan konsultasi. Namun, beberapa saat kemudian Caracas mengumumkan bahwa Kuasa Usaha Ekuador, Elizabeth Méndez telah menjadi persona non grata, atau orang yang tidak diterima di Venezuela dan memberinya waktu 72 jam untuk meninggalkan negara itu.

Perwakilan tertinggi Ekuador di Venezuela berada di tingkat kuasa usaha sementara posisi duta besar telah lebih dari setahun kosong karena sengketa diplomatik kedua negara.

BACA JUGA: Dilanda Krisis, Venezuela: Jumlah Orang yang Hijrah Masih Tergolong "Normal"

Berdasarkan data PBB, sekira 1,9 juta warga Venezuela meninggalkan negara itu untuk menghindari krisis ekonomi yang menyebabkan kelangkaan pangan, obat-obatan dan barang-barang kebutuhan dasar lainnya. Arus pengungsi dari Venezuela telah membuat negara-negara tetangganya, termasuk Ekuador kewalahan.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya