Upaya Pemkot merubah pola transportasi masyarakat dari pribadi ke angkutan massal ditunjukan dengan pengoperasian BRT koridor 2 jurusan Perum-Poris Plawad. Rute baru tersebut langsung menjangkau permukiman, Sehingga masyarakat yang akan beraktivitas dapat lebih mudah dengan kehadiran BRT.
"Keluar rumah langsung menuju lokasi yang diinginkan karena rute koridor 2 ini melewati lokasi strategis seperti lokasi pendidikan, perkantoran, hingga pusat belanja," paparnya.
Saeful menjelaskan upaya Pemkot mengajak masyarakat beralih ke kendaraan umum terbukti dengan semakin meningkatnya penumpang BRT koridor 2 sejak diluncurkan pada Juni 2018 lalu. Artinya penyediaan sarana transportasi yang nyaman, aman dan terjadwal menjadi dambaan masyarakat.
"Data penumpang bulan Agustus di Koridor II, ada 13.980 penumpang meningkat dari awal diluncurkan pada bulan Juni sebesar 5555 dan Juli 11.053 penumpang," kata dia.