Sementara Wali Kota Tangerang, Arief R.Wismansyah mengatakan, kehadiran BRT menjadi solusi mengurangi kemacetan dengan merubah pola transportasi masyarakat dari menggunakan kendaraan pribadi ke angkutan massal. BRT didesain terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya seperti kereta komuter line, kereta bandara, bus antar kota yang tergabung dalam Transit Oriented Development (TOD) yang akan dibangun oleh Pemerintah pusat di Poris Plawad.
(Baca Juga: Diklaim Menurun, Pengangguran di Tangerang Capai 74.000 Orang)
"BRT semakin memudahkan masyarakat menuju ke berbagai tujuan sebab terintegrasi dengan angkutan massal lainnya dalam Transit Oriented Develoment (TOD) di Terminal Poris Plawad. Ke depan BRT akan dikembangkan menjadi berbagai koridor guna menjangkau kebutuhan transportasi masyarakat," tukasnya.
(Fiddy Anggriawan )