JAKARTA - Peneliti Populi Center Dimas Ramadhan mengatakan, jika pemilih partai Golkar dan PPP dibaca paling belum solid mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Dimas memaparkan hanya terdapat 58,0 persen pemilih Golkar yang juga memilih Jokowi-Ma'ruf. Sementara ada 32,0 persen pemilih Golkar memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
“Sementara pemilih PPP sebanyak 47,5 persen menentukan pilihannya terhadap nomor urut 01 dan 42,5 persen pemilih PPP yang justru memilih Prabowo-Sandi,” ujar Dimas di kantor Populi Center, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (24/10/2018).
(Baca juga: Survei Populi Center: Jokowi Dikenal Sosok Merakyat, Prabowo Dikenal dengan Sosok Tegasnya)
Dimas menambahkan, terdapat tiga partai yang memiliki pemilihnya memiliki pendukung solid mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Yakni PDI Perjuangan dengan 90,8 persen, PKB 73,0 persen dan NasDem 82,3 persen.
(Baca juga: Prabowo-Sandi Keok di Kalangan Milenial)
Sementara, di kubu Prabowo-Sandi, soliditas dukungan yang paling tinggi berasal dari Gerindra 86,2 persen PKS 70,5 dan PAN 66,7 persen. Untuk partai Demokrat, sambung Dimas dinilai masih terbelah dukungannya terhadap Prabowo-Sandi.
"Pemilih Demokrat yang juga memilih Prabowo-Sandi sebesar 54,5 persen," tandasnya.
Untuk diketahui, survei yang diselenggarakan Populi Center dilakukan kepada 1.470 responden yang dipilih dengan random sampling. Dimana survei diselenggarakan pada tanggal 23 September-1 Oktober 2018. Lalu untuk margin of error kurang lebih sekitar 2,54 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
(Awaludin)