Konflik Panjang di Luwu Utara, Pemerintah Kumpulkan Tokoh Adat dalam Satu Acara

Herman Amiruddin, Jurnalis
Senin 29 Oktober 2018 23:24 WIB
Ilustrasi
Share :

Kemensos sendiri menganggarkan Rp3,34 miliar untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dana tersebut digunakan untuk bantuan Jembatan Persahabatan Rp150 juta, bantuan Harmoni Muda Mudi Rp150 juta, bantuan Keserasian Sosial Rp450 juta, bantuan Kearifan Lokal Rp100 juta, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) PKH Rp1,5 miliar, bantuan KUBE PKH Rp800 juta, bantuan Sarana Lingkungan (Sarling) Rp100 juta, dan bantuan Sarana Kamar Lansia Rp125 juta.

Semua bantuan itu rencananya akan diberikan pada kegiatan bernama Harmoni Kebangsaan dengan tema “Harmoni Indonesia Gelorakan Semangat Kebangsaan”. Serangkaian agenda di Tanah Luwu Utara itu akan dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 29 Oktober sampai dengan 1 November 2018 dan dihadiri langsung oleh Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Harmoni Kebangsaan ini merupakan kegiatan pertama kali yang diselenggarakan dan akan dibuka Bapak Menteri Sosial pada hari Selasa tanggal 30 Oktober 2018," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat di Jakarta.

Harry menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk untuk memperkuat spirit membangun semangat kebangsaan menuju Indonesia yang damai dan sejahtera, mengaktualisasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan bermasyarakat, memperkuat kerukunan warga untuk menciptakan harmonisasi sosial di masyarakat pada daerah rawan konflik di Indonesia, serta mencetak tenaga Pelopor Perdamaian lintas generasi yang siap menjadi kader penggerak perdamaian dalam rangka penanganan konflik sosial.

Peserta berjumlah 826 orang yang terdiri dari peserta Penguatan Kearifan Lokal sebanyak 200 orang dari unsur tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda. Peserta Jembatan Persahabatan sebanyak 63 orang dari unsur warga dan tokoh masyarakat Desa Kamiri, Desa Baloli dan Desa Pandak.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya