Dia mengatakan pernah beberapa kali diinterogasi oleh petugas berwenang China mengenai apa yang dilakukannya, dan juga keterlibatannya dengan gerakan pro demokrasi.
"Pada awalnya mereka ingin memberi saya uang dan kemudian mereka mulai mengancam saya." katanya.
"Mereka mengatakan bahwa bila saya terus melanjutkan kegiatan ini, hati-hati dengan istri dan anak-anak."
Zou, yang tidak mau menjelaskan kegiatan pro demokrasi yang dilakukannya mengatakan rumahnya di provinsi Jiangxi di China Tenggara didatangi petugas keamanan beberapa bulan lalu.
"Saya tidak bisa memberikan terlalu banyak informasi saat ini, karena saya khawatir dengan keselamatan yang lain."