Pemakaman Penyelam Syahrul Anto yang Gugur saat Cari Lion Air Diwarnai Isak Tangis

Rahmat Ilyasan, Jurnalis
Sabtu 03 November 2018 14:35 WIB
Pemakaman Syahrul Anto. (Foto: Rahmat Ilyasan)
Share :

SURABAYA - Suasana pemakanan Syahrul Anto, seorang penyelam yang meninggal dunia saat melakukan pencarian korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 berlangsung haru.

Isak tangis mewarnai saat penyelam sipil di bawah Basarnas itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Islam Bendul Merisi Jaya, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/11/2018) siang.

Kepergian Anto meninggalkan duka mendalam bagi sang isteri, Lyan Kurniawati dan satu buah hatinya. Almarhum meninggal dunia saat melakukan misi pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Jumat (2/11/2018). Anto meninggal dunia diduga disebabkan dekompresi.

(Baca juga: Syahrul Anto Diduga Alami Dekompresi)

Korban dikenal sebagai tulang punggung keluarga yang baik dengan jiwa kemanusiaan yang tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, Syachrul tercatat sebagai relawan Basarnas.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Surabaya, Yusuf Maslukh usai pemakaman mengatakan, berbekal lisensi menyelam yang dimiliki, almarhum pernah menjadi relawan dalam pencarian korban jatuhnya pesawat Air Asia pada 2014 di Laut Karimata serta gempa dan tsunami di Palu. Sehari-harinya Anto bekerja sebagai wiraswasta di bidang ekspedisi.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya