Gugur saat Cari Lion Air, Syahrul Anto Diduga Alami Dekompresi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Sabtu 03 November 2018 13:20 WIB
Kabasarnas M Syaugi memberi keterangan pers (Harits/Okezone)
Share :

JAKARTA – Syahrul Anto meninggal dunia saat menyelam membantu mencari korban jatuhnya pesawat Lion Air PK–LQP di Perairan Karawang, Jawa Barat. Penyelam dari Indonesia Rescue Dive Team yang berada di bawah koordinasi Basarnas itu diduga mengalami dekompresi sebelum mengembuskan napas terakhir.

“Laporan ke saya diduga dekompresi,” kata Komandan Satgas SAR, Kolonel Laut (P) Isswarto kepada wartawan, Sabtu (3/11/2018).

Dekompresi adalah penyakit yang kerap menghantui penyelam. Ia terjadi akibat berkurangnya tekanan di sekitar tubuh penyelam secara tiba-tiba. Dekopresi kerap terjadi setelah menyelam terlalu lama lalu naik ke permukaan air dengan cepat.

Isswarto mengatakan bahwa Syahrul langsung dibawa ke KN Victory milik Pertamina kemudian langsung dirujuk ke RSUD Koja, Jakarta Utara, tapi nyawanya tak tertolong.

 

Syahrul, kata dia, sudah mengikuti penyelaman selama dua hari guna mencari korban ataupun serpihan dari pesawat Lion Air di perairan Karawang.

“Beliau gugur setelah dua hari menyelam,” terang dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya