JAKARTA - Politikus Gerindra Fadli Zon menjawab istilah genderuwo yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan puisi berjudul “Ada Genderuwo di Istana”.
Sekjen PPP yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Arsul Sani pun membalas puisi Fadli Zon itu dengan sebuah puisi berjudul “Ada Genderuwo di Senayan.”
(Baca Juga: Ungkapan Politisi Genderuwo, Maruf Amin: Membangun Komunikasi Jangan Menakut-nakuti)
Ada Genderuwo di Senayan....
Pretensinya menjadi wakil rakyat yg lumayan...
Tapi pretensinya mengundang tanya apa iya kesampaian....
Ada Gederuwo di Senayan....
Tak begitu jelas apa yang telah dikerjakan...
Selain seringnya keluar negeri jalan-jalan....
Ada Genderuwo di Senayan...
Suaranya selalu dibuat galak tapi tak sungguh menawan....
Tak jelas pula gagasan alternatifnya untuk rakyat ditawarkan...
(Baca Juga: Jubir TKN: Jokowi Sebut 'Politik Genderuwo' agar Rakyat Jangan Mau Ditakut-takuti)
Ada Genderuwo di Senayan...
Belajarnya dari dulu studi Russia-an....
Sekarang-pun pakai jururus "Russian firehorse of falsehood" untuk kesenangan....
Ada Genderuwo di Senayan....
Saya ingin mengajaknya ke jalan kontestasi yang mencerahkan....
Saya ingin Genderuwo berubah jadi insan intelektual yang berpikiran menawan....
(Fiddy Anggriawan )