Ia menyampaikan, berdasarkan keluhan sejumlah korban, rasa pusing dan mual itu berawal setelah menyantap makanan seblak.
"Mereka satu per satu pusing, mual-mual dan muntah, melihat kondisi seperti itu mereka langsung dibawa ke puskesmas," katanya.
Kasus keracunan makanan menimpa santri tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian, sejumlah saksi dan korban telah dimintai keterangan, berikut mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium.
(Awaludin)