MUI: Jadikan Maulid Nabi Momentum Tingkatkan Takwa!

Antara, Jurnalis
Senin 19 November 2018 19:23 WIB
Ilustrasi peringatan Maulid Nabi di Masjid Istiqlal (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengajak umat Islam untuk memanfaatkan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai titik tolak untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

"Meningkatkan ketakwaan dengan berbuat kebajikan dan beramal soleh dengan cara meneladani sifat dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sebagaimana misi kenabiannya yaitu untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak umat manusia," kata Zainut di Jakarta, Senin (19/11/2018).

Dia juga mengajak umat Islam agar dapat mewarisi semangat dan misi kenabian Muhammad untuk menjadikannya sebagai semangat pembebasan dari ketertindasan, baik ketertindasan dari kemiskinan, kebodohan maupun keterbelakangan.

(Baca Juga: Ma'ruf Amin Gelar Acara Maulid Nabi di Kediamannya)

Menurut dia, hakekat misi risalah Nabi Muhammad SAW adalah melakukan pembelaan terhadap kaum lemah dan tertindas dengan berempati merasakan beratnya penderitaan mereka, memberikan rasa aman dan sentosa serta memberikan rasa belas kasih sayang terhadap sesama umat manusua.

MUI, kata dia, menyeru kepada kaum Muslimin untuk terus mengembangkan sikap toleransi, keseimbangan dan bersikap adil dalam menjalankan ajaran agama agar tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan sempit yang dapat merusak tali silaturahmi antarumat Islam.

Zainut mengatakan, hal tersebut sesuai dengan misi Nabi Muhammad SAW yang ingin mewujudkan persaudaraan Islam dan persatuan umat sebagaimana yang dilakukan Nabi ketika menyatukan dan mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshor saat membangun kota Madinah.

Waketum MUI mengatakan hidup damai, harmoni dan toleransi antarumat beragama merupakan spirit aktualisasi dari visi Islam "rahmatan lil'alamin" yaitu agama keselamatan yang menjadi rahmat bagi alam semesta.

"Spirit maulid tersebut harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku keberagamaan yang santun, rukun, toleran, saling menghormati dan menerima perbedaan keyakinan," katanya.

(Baca Juga: Jamaah Majelis Rasulullah Bersihkan Sampah di Monas Usai Peringatan Maulid Nabi)

Dalam kesempatan tersebut, dia mengajak semua komponen bangsa untuk menjaga dan merawat NKRI. Kemerdekaan Indonesia yang diraih dengan perjuangan dan pengorbanan baik jiwa dan raga seluruh rakyat Indonesia adalah negara perjanjian yang mengikat seluruh komponen bangsa untuk hidup bersama secara damai, rukun dan harmonis.

Untuk hal itu, kata Zainut, apa yang sudah didapat dari perjuangan kemerdekaan harus terus dijaga dan dipertahankan oleh seluruh bangsa Indonesia. Dengan demikian, momentum Maulid Nabi SAW hendaknya dimaknai dalam rangka peneguhan sikap dan aktualisasi nilai-nilai perdamaian, apresiasi terhadap kebhinnekaan dan penghormatan terhadap nilai demokrasi, hukum dan HAM.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya