JAKARTA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali mengidentifikasi 16 jenazah korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.
Proses identifikasi ke-16 jenazah hari ini, sekaligus menjadi pertanda dihentikannya operasi identifikasi korban kecelakaan pesawat Lion Air oleh tim DVI Polri.
"Bahwa kami sudah operasi DVI selama 24 hari, kami sudah upaya maksimal, hari ini mengumumkan pekerjaan yang kami laksanakan proses identifikasi ini. Hari ini, kami dapat identifikasi 16 penumpang," kata Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018).
Arthur menyampaikan, sampai hari terakhir operasi DVI ini, sudah ada 125 jasad korban dari kecelakaan tersebut yang diketahui identitasnya. Dengan rincian, pria sebanyak 89 dan perempuan 36 orang.
"Untuk kewarganegaraan rinciannya, WNI 123 korban dan WNA ada dua orang, berasal dari Italia dan India," ucap Arthur.