Berbeda dari biasanya, ia memilih meninggalkan mobil yang selama ini menemaninya ke tempat kerja. Perempuan berambut sebahu itu memilih nebeng naik sepeda motor bersama rekan kerjanya. Cara itu dianggapnya paling aman untuk mencari jalan alternatif sekaligus menghindari mesin mobil mogok bilamana terjebak banjir.
“Tadi saya terus nebeng motor sama teman. Soalnya takut bawa mobil kalau mogok di jalan bisa tambah repot. Banjir gede, tadi dengar kabar di Jalan dr Cipto yang parah. Pohon tumbang di mana-mana,” keluhnya.
Saat keluar kantor, Monica bersama temannya langsung berhadapan banjir yang merendam Bundaran Bubakan. Hanya kendaraan roda empat beroda besar yang berani melintas di sana. Selebihnya para pemotor harus mendorong kendaraannya karena mogok.