KPK: Diduga Anggaran Fasilitas Ratusan Sekolah "Disunat" Bupati Cianjur

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Rabu 12 Desember 2018 20:36 WIB
Juru Bicara KPK (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)
Share :

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera menentukan status hukum Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan lima orang lainnya pada malam hari ini. Irvan dan lima orangnya ditangkap tangan oleh KPK pada pagi tadi di sejumlah lokasi di Cianjur.

Irvan dan lima orang yang diamankan KPK diduga terlibat dalam kasus dugaan suap terkait Dana Alokasi Khusus (‎DAK) untuk Dinas Pendidikan Cianjur. Diduga, Irvan dan sejumlah pihak telah menerima suap dari anggaran DAK tersebut.

KPK prihatin terkait kasus yang berada di ruang lingkup pendidikan ini. Menurut Juru Bicara KPK, ‎Febri Diansyah, uang suap yang diduga untuk Irvan seharusnya akan digunakan untuk membangun fasilitas ratusan sekolah di Cianjur.

"Korupsi yang terjadi ini sangat menyedihkan bagi kita semua karena yang diduga dipotong adalah dana yang seharusnya dapat digunakan membangun fasilitas seratusan sekolah-sekolah di Cianjur," kata Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/2018).

Baca Juga: OTT Bupati dan Kadisdik Cianjur Diduga Terkait Suap DAK Pendidikan


Febri menjelaskan, pihaknya telah mengantongi nama-nama yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait DAK di Dinas Pendidikan Cianjur. KPK akan segera menggelar konpers untuk menetapkan para tersangka pada malam ini.

‎"Malam ini KPK akan mengumumkan hasil dari kegiatan OTT yang dilakukan pagi ini di Cianjur. Dari hasil gelar perkara sudah ditemukan siapa saja pihak yang bertanggungjawab dalam kasus ini," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief menduga Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar menerima uang suap yang dikumpulkan dari para kepala sekolah di daerahnya. Uang suap tersebut diduga berkaitan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Dinas Pendidikan di Cianjur.

"KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor kepada Bupati," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief.

KPK sendiri telah mengantongi bukti awal dugaan suap DAK di Dinas Pendidikan Cianjur yang diperuntukkan kepada Bupati Irvan. Dalam giat penindakan tadi pagi, ‎KPK juga menyita uang sebesar Rp1,5 miliar yang diduga transaksi suap untuk Bupati Irvan.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya