Pelaku sendiri diketahui berinisial AP, yang sehari-hari merupakan tukang parkir yang tinggal di Ciracas. Setelahnya, polisi memburu tiga pelaku lain yang diduga terlibat dalam pengeroyokan anggota TNI tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone, peristiwa bermula saat Komarudin berniat makan di Soto Kudus bersama anaknya yang masih duduk di bangku kelas 3 SD. Saat tiba di warung Soto Kudus, anak anggota TNI itu menunjuk knalpot sepeda motor ayahnya yang tiba-tiba berasap. Ia pun langsung mengecek knalpot yang mengebul tersebut.
(Baca juga: Polri Minta Warga Tak Terprovokasi "Isu Liar" Pasca-Penyerangan Polsek Ciracas)
Saat sedang memeriksa knalpot, seorang juru parkir menggeser motornya dan tanpa sengaja mengenai kepala anggota TNI tersebut. Spontan Komarudin itu menegur sang juru parkir. Namun, bukannya meminta maaf juru parkir itu malah balik memarahi Komarudin dan kemudian ramai-ramai mengeroyoknya.