BANDUNG - Adik kandung Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistyanto Dardak, yakni Eril Arioristanto Dardak ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, di Kosan Kartifah, Jalan Dago Asri I No 24 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu 12 November 2018.
Jasad calon anggota legistatif dari PAN pada Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Jawa Timur tersebut, ditemukan pertama kali oleh petugas kebersihan kamar kos, tergeletak di lantai dengan wajah tertutup plastik. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Bandung, AKBP M Rifai pun membenarkan hal tersebut.
(Baca Juga: Adiknya Meninggal Dunia, Emil Dardak: I Love You So Much)
"Plastik menutupi kepalanya, namun tidak dalam keadaan terikat," kata Rifai saat dikonfirmasi, Kamis (13/12/2018).
Namun, kata Rifai, saat dilakukan pemeriksaan oleh Inafis Polrestabes Bandung tidak menemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh Eril. "Hasil visum, tidak ditemukan tanda kekerasan," ujar Rifai.
Belum diketahui penyebab kematian Eril. Pihak keluarga pun enggan melakukan autopsi terhadap jasadnya. Belakangan diketahui, Eril memiliki riwayat penyakit asma.
(Baca Juga: Civitas ITB Turut Berduka atas Meninggalnya Eril Arioristanto Dardak)
Eril diketahui merupakan mahasiswa tingkat 4 di Institute Teknologi Bandung (ITB). Dia tinggal seorang diri dengan mengekos di Bandung, Jawa Barat.
Jasad Eril pun telah di bawa oleh pihak keluarga semalam tadi. Penelusuran wartawan di tempat kos Eril, tidak ada seorang pun yang dapat memberikan keterangan, termasuk pengelola kos. Wartawan juga diminta untuk tidak mengambil foto atau video di lingkungan kos tersebut.
(Fiddy Anggriawan )