Hal senada juga dikatakan oleh Samsul Bahri, menurutnya tindakan yang dilakukan oleh FPI di daerahnya terlalu kasar, padahal biasanya Satpol PP & Wilayatuh Hisbah hanya memberikan arahan dan teguran.
"Kejadian kemarin terlalu kasar, padahal itu tugas Satpol PP dan Wilayatuh Hisbah, mereka saja cuma ngasih arahan kalau ada yang melanggar syariat," tegas Samsul Bahri, warga Nagan Raya.
Di media sosial, sejumlah pengguna juga mempertanyakan kewenangan FPI untuk melakukan razia. "Tidak ada wewenangnya, salah kaprah," kata Ruslan di Facebook.
Lainnya menyoroti pengguntingan celana. "Kok aneh ya, Syariat Islam kok (yang) memotong celana cewek, (adalah) laki-laki. Mana boleh itu, bukan muhrim."