BANDUNG - Tim SAR gabungan kembali menemukan dua orang warga yang menjadi korban longsor di Kampung Cimapag Sigaherong, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kedua orang tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
"Satu korban di temukan atas nama Sukiyat (50), pada pukul 07.45 wib," ungkap Juru Bicara Basarnas Bandung, Joshua Banjarnahor, melalui pesan singkatnya, Selasa (1/1/2019).
(Baca Juga: SAR Masih Cari 41 Orang yang Tertimbun Longsor di Cimapag Sukabumi)
"Adapun korban kedua di temukan pada pukul 08.40," tambah Joshua.
Kedua korban pun langsung dievakuasi dan tim gabungan kembali melakukan pencarian terhadap korban lainnya. Dia menjelaskan, kendala dalam pencarian korban longsor di Sukabumi, yakni belum dapat mengerahkan alat berat. Hal itu disebabkan jalan masuk ke lokasi longsor sempit.
"Iya pencarian masih dilakukan secara manual," tegasnya.
Menurut data yang dihimpun tadi malam, desa yang tertimbun longsor dihuni 34 kepala keluarga dengan jumlah 107 jiwa.
(Baca Juga: BNPB: Cari Korban Longsor di Sukabumi Perlu Alat Berat)
Seperti diketahui, pada Senin 31 Desember 2018 sore, longsor menimbun kampung Kampung Cimapag Sigaherong, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Longsor diakibatkan oleh intensitas hujan yang mendera daerah tersebut, dengan jangka waktu yang cukup lama. Saat ini, baik unsur SAR, TNI, Polri dan pemerintah tengah melakukan upaya pencarian korban.
Longsor perbukitan meluncur mengikuti lereng dan menimbun sekitar 34 rumah kampung adat di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada 31/12/2018. Tim SAR gabungan masih menuju lokasi bencana. Evakuasi terkendala cuaca hujan, gelap dan komunikasi. pic.twitter.com/0eVOsPP0j6
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) December 31, 2018
(Fiddy Anggriawan )