"Jangan dihukum 15 tahun, lebih berat lagi pak. Tolong beri hukuman setimpal (mati)," ucap perempuan asal Palembang itu.
(Baca juga: Cerita Manajemen Apartemen Green Pramuka Tentang Sosok Sekuriti Pelaku Pembunuhan Nurhayati)
Mariam pun mengungkapkan, bahwa Nurhayati merupakan tulang punggung keluarga, berkat jerih payahnya dua keponakannya dapat bersekolah.
"Dia itu tulang punggung keluarga, dia yang bayarin semua biaya dua keponakannya," tutupnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan proses rekontruksi. dalam rekontruksi ini tertutup untuk media.
(Awaludin)