JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam aksi persekusi terhadap Jamaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Philadelpia, saat ibadah pada Minggu 13 Januari 2019 di Labuan, Medan, Sumatera Utara.
Juru Bicara PSI, Dara Nasution mengatakan aksi tersebut telah merusak sendi-sendi samangat kebhinekaan, sehingga jika hal ini terus dibiarkan akan merusak rasa persaudaraan dan persatuan.
“Saya sangat mengecam adanya persekusi terhadap Jamaat GBI Philadelpia di Labuhan Medan. Tentu kita menginginkan semua dapat hidup rukun berdampingan dan menghargai ibadah saudara-saudara kita meski berbeda agama dengan kita,” kata Dara kepada Okezone, Senin (14/1/2019).
Diungkapkan Dara, persekusi yang dilakukan sejumlah orang dilatarbelakangi bahwa ada dugaan sebuah rumah yang dialih fungsikan menjadi sebuah rumah ibadah, akan tetapi cara-cara seperti itu tidak mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia yang selalu menjunjungi tinggi musyawarah.
“Saya paham, aksi protes warga tersebut diduga karena rumah ibadah itu belum memiliki izin, tapi kita harus ingat, bahwa negara ini melindungi hak warga negaranya untuk beribadah. Ini sudah dijamin di Konstitusi kita, UUD 1945 Pasal 29 Ayat (2). Tidak perlu ada pengggerudukan dan tidak perlu diteriaki,” ucap Dara yang juga, caleg DPR RI dari Sumut III.