Demonstrasi Kenaikan Bahan Bakar Buat Zimbabwe Lumpuh

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 15 Januari 2019 17:22 WIB
Foto: Reuters.
Share :

HARARE – Sejumlah orang tewas terbunuh dan lebih dari 200 lainnya ditangkap dalam demonstrasi yang terjadi di Zimbabwe pada Senin, 15 Januari. Demonstrasi itu terjadi hanya dua hari setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam upaya mengatasi krisis ekonomi terburuk yang terjadi di negara itu.

Polisi menembakkan gas air mata di Ibu Kota Harare dan Kota Bulawayo di mana pengunjuk rasa memblokade jalan, membakar ban dan menyanyikan lagu-lagu mengecam Presiden Emmerson Mnangagwa, yang menaikkan harga bahan bakar dengan harapan mengurangi kelangkaan mata uang.

Menteri Keamanan, Owen Ncube mengatakan beberapa orang tewas dalam demonstrasi itu, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Dia menyalahkan kerusuhan pada partai oposisi utama dan kelompok-kelompok hak politik Zimbabwe.

“Sayangnya, ini telah mengakibatkan hilangnya nyawa dan harta benda, termasuk cedera pada petugas polisi dan anggota masyarakat. Investigasi penuh sedang berlangsung, ” kata Ncube dalam pernyataannya sebagaimana yang dilansir Reuters, Selasa (15/1/2019).

Pihak berwenang ingin menghindari terjadinya kekerasan pasca pemilu seperti Agustus lalu yang menyebabkan enam orang tewas setelah militer turun tangan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya