Jokowi menuturkan rekrutmen berbasis kompetensi, bukan finansial dan nepotisme, bisa mencegah tindakan korupsi dari kepala daerah.
Baca: Jawab Pertanyaan Prabowo, Jokowi Singgung Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
Baca: Prabowo: Kita Harus Cukup Uang untuk Jamin Kualitas Hidup!
“Maka dari itu untuk pejabat-pejabat birokrasi perekrutan harus transparan dan sederhana dengan standar-standar yang jelas, dan untuk jabatan-jabatan politik perlu penyederhanaan sistem,” paparnya.
Jokowi melanjutkan, dalam sistem kepartaian perlu pemilu yang murah agar pejabat-pejabat tidak terbebani biaya-biaya pemilu. “Sehingga kita harapkan bisa memangkas politik uang, suap, dan korupsi,” ujarnya.
Dengan begitu, kata Jokowi akan lahir pejabat-pejabat publik yang memiliki intregritas dan memiliki kapasitas yang baik.
(Rachmat Fahzry)