Dilanjutkan Airin, sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dirinya sering berkeliling daerah. Disana didapati, begitu pesatnya proses pembangunan yang dilakukan. Sehingga dia meyakini, kepemimpinan Jokowi mampu memajukan seluruh daerah karena berlandaskan keadilan dan pemerataan.
"Alhamdulillah saya bisa berkeliling seluruh Indonesia karena saya Ketua Apeksi. Saya melihat bagaimana proses pembangunan yang dilakukan beliau dalam rangka pemerataan Indonesia. Kalau beliau mau menang sebenarnya tinggal bangun pulau Jawa, selesai sudah. Tapi beliau punya niat yang tulus, baik, untuk membangun Indonesia," ungkapnya.
Sementara di lokasi yang sama, Julia Mihardja menuturkan, seluruh partai pengusung maupun relawan Jokowi-Ma'ruf mengemban tugas utama guna memenangkan Capres 01. Untuk itu, Nobar harus diartikan sebagai bagian konsolidasi dalam menyampaikan program Jokowi-Ma'ruf kepada masyarakat luas.
"Saat ini semua partai pengusung Capres Jokowi-Ma'ruf hadir, termasuk seluruh relawannya. Ini bagian dari konsolidasi, kami mengapresiasi kepercayaan TKD menjadikan Partai Perindo sebagai tuan rumah debat Capres pertama malam ini," kata Julia.
Menanggapi debat pertama antara Jokowi-Ma'ruf dengan Prabowo-Sandi, Julia menilai, jika Capres 01 terlihat begitu menguasai materi lantaran lebih banyak bicara optimisme serta hal kongkrit yang telah dan akan dikerjakan bagi bangsa. Sehingga pemaparannya pun jauh lebih objektif.
"Luar biasa Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf. Terlihat lebih menguasai materi debat, karena memang apa yang disampaikan itu sudah dijalani, sudah dikerjakan, dan kita masyarakat merasakan betul apa yang disampaikan memang kita alami. Bagaimana soal penanganan Ham, Korupsi dan terorisme," tandasnya.
(Edi Hidayat)