Selain kisi-kisi dan durasi debat, Sodik meminta pada debat kedua nanti formatnya lebih dibebaskan sehingga tidak berjalan dengan kaku. "Sehingga paslon teruji kualitas dan kapasitasnya yang sejati, sebagai calon pemimpin tertinggi Indonesia," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, KPU telah mengevaluasi pelaksanaan debat pertama. Dari hasil evaluasi yang dilakukan dan dengan adanya kritik serta masukan berbagai kelompok masyarakat, KPU memastikan bakal mengubah format dan mekanisme debat kedua.
Selain memastikan tidak akan lagi memberikan kisi-kisi pertanyaan kepada masing-masing pasangan calon, dalam debat kedua nanti, KPU juga membuka kemungkinan untuk lebih mengaktifkan peran panelis.