Sementara akun Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohammad Guntur Romli @GunRomli mencuit ulang video tersebut dan menanyakan identitas serta tata krama bule tersebut karena melewati SBY tanpa menyapa. Cuitan itu berasal dari akun warganet @yusuf_dumdum yang telah dicuit ulang lebih dari 1.400 kali.
Komentar BPN Prabowo-Sandi
Ketua Media Center BPN yang juga politikus Partai Gerindra Ariseno Ridhwan membantah ada konsultan asing dalam tim kampanye Prabowo-Sandi. Terlebih lagi setelah masyarakat melihat beberapa orang Barat datang di acara pidato Prabowo di JCC. Hal itu ditegaskan tidaklah benar.
Padahal sebenarnya, mereka adalah diplomat dari perwakilan asing yang sengaja diundang hadir untuk mengetahui langsung visi dan misi capres Prabowo Subianto yang disampaikan melalui pidato 'Indonesia Menang'.
"Padahal Pak Prabowo menyambut hangat semua tamu, terkesan ini biar ramai, biar crispy," kata Ariseno yang dikonfirmasi Antara melalui telepon pada Jumat 18 Januari 2019.
BPN Prabowo-Sandi memang sengaja mengundang perwakilan kedutaan besar di Jakarta untuk hadir dalam acara tersebut, yakni dari Amerika Serikat, Australia, Belanda, China, Jepang, Malaysia, Rusia, Singapura, Swedia, Uni Eropa, dan Vietnam.
Namun, Ariseno tidak dapat memberikan informasi tentang pria asing yang disambut Prabowo dan berjalan bersama Prabowo dalam video tersebut karena harus melakukan konfirmasi pada Direktur Luar Negeri dan Koordinator Media Asing BPN Irawan Ronodipuro.