SEBUAH surat kabar Australia mengatakan, seorang penulis Australia keturunan China ditahan sewaktu melakukan kunjungan ke negeri asalnya.
The Sydney Morning Herald mengatakan, penulis bernama Yang Hengjun itu diketahui merupakan mantan diplomat China yang kini dikenal sebagai aktivis demokrasi. Pemerintah China sendiri menganggap penulis itu sebagai pembangkang.
BACA JUGA: China Tahan Mantan Diplomat Kanada
Menurut surat kabar tersebut, Yang ditahan petugas keamanan di bandara Guangzhou, China selatan, Jumat lalu, sewaktu tiba bersama istri dan anaknya setelah penerbangan dari New York. Keluarga itu tadinya akan mengambil penerbangan lanjutan ke Shanghai. Tidak jelas apakah istri Yang dan anaknya diperkenankan melanjutkan perjalanan mereka.
Teman-teman Yang melaporkan hilangnya Yang ke Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Australia. Departemen itu mengatakan “sedang mencari informasi mengenai seorang warga negara Australia yang hilang di China”, namun tidak memberi rincian lebih jauh karena alasan privasi.