Dalam pidatonya seperti ditulis Ahok, Sukarno berkata bahwa Pancasila adalah jiwa kita. Pancasila juga disebut menjadi jiwa Angkatan Bersenjata Republik Indonesia –kini TNI.
(Baca Juga: Ahok: Ini Bukan Nomor 1 atau 2, tapi Nomor 3)
"Dan selama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia berjiwa Pancasila, Insyaallah enggak akan tetap kuat, tetap kuat dan sentosa. Engkau adalah penegak daripada Pancasila. Dan setialah kepada Pancasila itu, pegang teguh kepada Pancasila, membela Pancasila, bahkan sebagaimana kukatakan lagi tadi, saudara-saudara laksana panggilan yang aku dapat daripada alasan untuk memegang teguh kepada Pancasila ini." tulisnya.
Ahok lantas menutup tulisannya dengan dua baris paragraf berisi motivasi kepada para Ahokers. "Majulah demi kebenaran, perikemanusiaan dan keadilan. Ingatlah sejarah dan tujuan para proklamator dirikan negeri. Merdeka!"
(Khafid Mardiyansyah)