Pihaknya tidak khawatir jika nantinya pasangan capres-cawapres yang didukungnya yakni Jokowi-Ma’ruf terkena imbas buruk dan terdegradasi akibat dari keberadaan tabloid yang diduga menyebarkan hoaks tersebut.
"Bukan masalah khawatir, tapi saya tidak suka siapa pun melakukan tindakan tindakan yang menodai demokrasi yang kita junjung," Dedi menegaskan.
Ia mendukung langkah aparat penegak hukum, khususnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengusut dugaan penyebaran hoaks dalam tabloid Indonesia Barokah.
Sementara Ketua Bidang Keumatan Partai Golkar Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa TGB berharap agar Bawaslu bisa segera mengungkap dalang penerbit tabloid Indonesia Barokah.
"Silakan, itu ranahnya Bawaslu. Semua lembaga yang diberi kewenangan agar bisa bekerja sesuai kewenangan," ujarnya.
(Rachmat Fahzry)