Kak Seto mengatakan, mendidik anak dengan cara memarahinya ketika berbuat salah tidak akan efektif memperbaiki sikap dan perilaku anak di kemudian hari. Cara paling efektif ialah dengan mengajaknya berdiskusi dengan suasana hangat penuh keakraban.
"Dalam suasana persahabatan, anak merasa dihargai," ucap pria berkacamata ini.
Bilamana orangtua tetap menggunakan cara yang kolot kata Kak Seto, maka hal itu cenderung akan membuat mereka merasa frustrasi lantaran tidak mendapat perhatian dari lingkungan terdekatnya, yakni seorang ayah atau ibu.
"Anak juga ingin diperhatikan. Jangan lagi berprestasi dicuekin, tapi lagi menyimpang dimarahin habis-habisan. Itu anak akan frustrasi," katanya menandaskan.
(Rizka Diputra)