Petugas pun dikerahkan untuk melakukan pembersihan. Hingga pukul 08.20 WIB, KM 54+400 jalur hulu dapat dilalui dengan kecepatan 5 km/jam. Di KM 71 jalur hulu dapat dilalui 40 km/jam. Kemudian KM 76 jalur hulu ditingkatkan menjadi 60 km/jam dan KM 76 jalur hilir masih proses perbaikan.
"Kereta api lintas Semarang-Tegal bisa tetap beroperasi, hanya pada petak jalan antara Stasiun Ujungnegoro-Batang dan Stasiun Kuripan-Plabuhan menggunakan satu jalur saja," kata dia.
Sementara itu, jalur rel yang terendam banjir juga terpantau membaik. Pada pukul 03.05 WIB, ketinggian air di KM 76+2/4 mulai surut, menjadi 23 sentimeter dari kop rel. Pukul 04.13 WIB, ketinggian air menjadi 20 sentimeter dari kop rel. Hingga pukul 04.39 WIB, KM 76+2/6 ketinggian air jalur hulu dan hilir surut menjadi 5 sentimeter di atas kop rel.
(Angkasa Yudhistira)