Selain aksi demo para siswa, perwakilan dari wali murid juga menemui kepala sekolah dan menuntut agar oknum guru tersebut tidak lagi mengajar di SMPN 1 Slogohimo.
"Adanya informasi yang beredar dengan adanya pelecehan oleh oknum Guru, mereka (wali murid) merasa tidak nyaman dan takut dengan keberadaan anaknya yang belajar di Sekolahan SMPN 1 Slogohimo," kata AKP Kukuh.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, maka pihaknya segera melakukan evakuasi pada HM. Selanjutnya berkoordinasi dengan Forkopincam, Pihak SMPN 1 Slogohimo dan Dinas Kabupaten Wonogori.
"Kita juga menenangkan para siswa dan memberikan arahan kepada mereka. Akhirnya HM dievakuasi untuk diajak ke Polsek Slogohimo," tuturnya.
(Fiddy Anggriawan )