MAJALENGKA - Menabung pangkal kaya adalah peribahasa yang pantas disematkan kepada pasangan suami istri penjual cilok, Tirta (49) dan Mimin (44), warga Desa Biyawak, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Mereka membeli mobil berjenis Toyota Rush dengan uang koin hasil tabungannya selama tujuh tahun.
Pada Jumat, 25 Januari lalu, mereka datang ke Dealer Auto 2000, Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, dengan membawa uang kertas dan koin (receh). Diketahui, uang koin yang dibawa sebesar Rp50 juta, dengan dikemas menggunakan plastik.
Kedua pasangan suami istri tersebut menceritakan, awalnya niat mereka menabung adalah supaya bisa berangkat haji. Namun, karena waktu keberangkatan yang begitu lama, akhirnya mereka memutuskan untuk menggunakan uang hasil tabungannya tersebut untuk membeli mobil.
"Karena berangkat haji masih lama, kami sekeluarga memutuskan untuk membeli mobil. Anak saya sendiri yang pilih mobil Rush," kata Tirta.
Dirinya mengaku, selama tujuh tahun, ia berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp262 juta. Uang yang dikumpulkannya itu didapat dari hasil bertani, dengan menyewa lahan sawah atau menggarapnya. Biasanya, sekali ia menggarap sawah, ia akan mendapat upah sebesar Rp1 juta per hektare.