DEPOK - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Novarita mengatakan pihaknya telah mengambil sampel makanan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang muridnya terjangkit penyakit Hepatitis A atau penyakit kuning.
Sebanyak 20 pedagang kaki lima (PKL) makanan yang beroperasi di SDN Sukamaju 6 dan Sukmaju 9 Kecamatan Cilodong sudah dilakukan pengambilan sampel makanan. Kemudian SDN Mekarjaya 12 dan SDN Mekarjaya 30 Kecamatan Sukmajaya, pihaknya sudah mengambil 14 sampel PKL yang menjajakan makanan di lingkungan sekolah tersebut.
"Kita sudah melakukan pengambilan sampel Swap Rectal VTM dari pedagang makanan di tempat sekolah yang muridnya terjangkit penyakit hepatitis A atau penyakit kuning," ujarnya saat dihubungi wartawan, Senin 28 Januari 2019.
Baca Juga: Puluhan Pelajar SD di Depok Terjangkit Penyakit Hepatitis A dan DBD
Sampel makanan tersebut, nantinya akan dilakukan uji laboratorium untuk mengecek kandungan makanan yang dikonsumsi para murid dilakukan oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP).
"Hasilnya akan keluar dalam 14 hari kerja," jelasnya.
Sembari menunggu hasil uji laboratorium beres, Dinkes Depok telah melakukan penyuluhan kepada murid, guru, dan orangtua murid untuk memberlakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
"Penyuluhan ke murid, guru, dan orangtua murid soal PHBS sudah dilakukan. Untuk sekarang asal virus Hepatitis A masih belum tahu, masih menunggu uji laboratorium dari BBTKLPP," pungkasnya.
Baca Juga: Cegah DBD, DKI Fokus Pemberantasan Nyamuk hingga Mengedukasi Masyarakat
(Edi Hidayat)