"Jadi tentang hasil survei Puskaptis itu anggap saja untuk nyeneng-nyenengin Pak Prabowo saja. Tidak usah dipercaya dan menjadi bagian dari penggiringan opini," jelasnya.
Politikus Golkar itu menambahkan, publik perlu kritis terhadap hasil survei dari lembaga survei yang partisan. Lihat dulu track record lembaga survei tersebut.
(Baca Juga : Survei Puskaptis: Elektabilitas Jokowi Unggul Tipis dengan Prabowo di Pilpres 2019)
"Sandingkan dengan hasil lembaga survei yang lain. Kalau hasil surveinya nyeleneh sendiri, patut diduga lembaga survei tersebut sedang membangun framing politik," tutup Ace.
(Baca Juga : Bawaslu Jambi Pastikan Tabloid Indonesia Barokah Tidak Tersebar ke Masyarakat)
(Erha Aprili Ramadhoni)