"Pilpres adalah alat untuk membuat bangsa ini beradab, berkeadaban di dalam memimpin, mencari pemimpin terbaik," katanya.
Ketiga, lanjut Didin, umat Islam diharapkan untuk terus menguatkan persatuan dan kesatuan walau mungkin terjadi perbedaan pilihan. Seharusnya perbedaan-perbedan pilihan tidak boleh menyebabkan rusaknya ukhuwah islamiyah.
"Ukhuwah islamiyah adalah sebuah sebuah keniscayaan sekaligus sebuah kebutuhan dan sebuah keharusan tidak boleh terganggu hanya oleh karena pesta demokrasi yang diselengarakan 5 tahun sekali," tuturnya.
Kesimpulan keempat, Wantim MUI menyerukan kepada para ulama dan zuama untuk tidak mengumbar pernyataan-pernyataan yang mengundang konflik dan pertentangan.