BANDUNG – Partai Perindo mendorong keterwakilan perempuan di parlemen memberikan kesempatan yang sama untuk bisa berkontribusi membangun Indonesia.
“Caleg perempuan kita bukan hanya kuota sepertiga, tapi hampir 40%. Kita berharap mereka bisa berfungsi maksimal di dewan sesuai tugasnya,” ungkap Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.
Hal itu disampaikan Hary Tanoe dalam Pembekalan Caleg DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Dapil I, II, X dan XI Jawa Barat yang berlangsung di Bandung, Rabu (30/1/2019).
Sesuai Undang-undang Pemilu, kuota keterwakilan perempuan di parlemen minimal 30%. Namun, Partai Perindo memberikan persentase lebih besar bagi calon legislatif perempuan.
“Caleg perempuan kita banyak, bukan hanya memenuhi kuota sepertiga, tapi hampir 40%,” ungkap pria yang telah menyambangi 200 lebih perguruan tinggi se-Indonesia untuk memberikan kuliah umum itu.
Baca: Caleg Eks Koruptor, Partai Golkar Paling Banyak
Bahkan, dari 80 daerah pemilihan se-Indonesia, partai berlambang rajawali ini menempatkan sekitar 15 caleg perempuan dengan nomor urut satu.
Seperti diketahui, nomor urut satu biasanya menjadi rebutan caleg, karena dianggap spesial dan memberikan kebanggaan tersendiri.
Dengan melibatkan banyak perempuan di politik, Hary Tanoe ingin mengubah persepsi masyarakat bahwa perempuan dinomorduakan di politik dan tidak bisa membangun karier di dunia tersebut.
“Partai harus mampu membangun karier wanita, sehingga akhirnya mereka bukan hanya diberikan kesempatan yang sama, tetapi juga bisa tumbuh bersama-sama dengan mitranya laki-laki,” tutur Hary Tanoe.
(Rachmat Fahzry)