Ia mencontohkan, partai politik di Indonesia dibangun berdasarkan pengelompokkan ideologi, di antaranya berbasis agama atau nasionalis dan religius. Bahkan ada yang mengkombinasikan keduanya menjadi nasionalis-religius. Karenanya, hal ini tidak menjadi persoalan.
Bahtiar menilai, dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang berlaga di Pilpres 2019 memiliki jiwa negarawan. Begitu juga dengan pimpinan partai politik pengusung dua paslon tersebut. Karena itu, Kemendagri optimis penyelenggaraan Pilpres 2019 berlangsung lancar dan damai.
"Saya harus sebarkan optimisme bahwa dua paslon kita itu negarawan. Tidak mungkin beliau mempertaruhkan hanya karena kursi. Begitu juga dengan pimpinan partai," katanya.
(Salman Mardira)