JAKARTA - Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, berpendapat kedua pasangan calon presiden mesti tampil orisinil dalam debat ronde kedua yang dihelat 17 Februari 2019 mendatang. Bila perlu, kedua kandidat bisa saling serang. Pasalnya, pada debat perdana kemarin terlihat sangat normatif.
"Di debat kedua Jokowi dan Prabowo harus tampil orisinil aja. Jokowi apa adanya sampaikan visi misinya, kalau mau nyerang ya nyerang aja enggak perlu sungkan. Gak perlu takut karena elektabilitas. Begitupun Prabowo,” kata Adi saat dihubungi wartawan, Jumat (1/2/2019).
(Baca Juga: Debat Pilpres Kedua, Erick Thohir Imbau Prabowo Tak Gagal Fokus)
Kendati demikian, Adi mengatakan terlalu terburu-buru bila menilai peningkatan elektabilitas hanya dari debat pertama. Sebab, harus juga diakui bahwa debat perdana lalu tidak cukup memuaskan masyarakat, terutama yang belum menentukan pilihan (undecided voter).