Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Filipina, Eduardo Ano mengatakan, dua pelaku serangan bunuh diri asal Indonesia berada di balik serangan gereja Katolik di Pulau Joto.
(Baca Juga : Pasangan Suami Istri Indonesia Disebut sebagai Pelaku Serangan Bom Gereja di Jolo Filipina)
"Yang bertanggung jawab (dalam serangan ini) adalah pembom bunuh diri Indonesia. Namun kelompok Abu Sayyaf yang membimbing mereka, dengan mempelajari sasaran, melakukan pemantauan rahasia dan membawa pasangan ini ke gereja," kata Ano mengutip BBC Indonesia.
"Tujuan dari pasangan Indonesia ini adalah untuk memberi contoh dan mempengaruhi teroris Filipina untuk melakukan pemboman bunuh diri," tuturnya. (erh)
(Erha Aprili Ramadhoni)