Aplikasi Informasi Asuransi Pertanian Diluncurkan

Abu Sahma Pane, Jurnalis
Senin 04 Februari 2019 10:59 WIB
Foto: Humas Kementan
Share :

PALEMBANG - Pelaksanaan dan pendaftaran program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) 2019 melalui Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP) sudah disosialisasikan, diluncurkan, dan dibuka pada Sabtu (2/2/2019).

Kepala Seksi Lahan dan Irigasi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Lampung Barat Ferdi Nitiarga yang mendampingi Plt Kadis TPH Yedi Ruhyadi, menjelaskan bahwa mulai tahun ini program AUTP dilaksanakan melalui sistem aplikasi SIAP atau online mulai dari pendaftaran, pengajuan polis hingga proses klaimnya.

"Saat ini terdapat 200 Ha lahan tanaman padi dari empat kelompok tani yang siap didaftarkan untuk mengikuti program AUTP pada tahun ini. Berkas pendaftaran dari petani telah didata untuk didaftarkan masuk program AUTP itu," ujar Ferdi.

Seluas 200 Ha lahan pertanian padi yang telah siap didaftarkan itu berasal dari Suoh dan Bandarnegeri Suoh. Menurutnya, tahun lalu data lahan tanaman padi milik petani yang ikut program AUTP mengalami kerusakan akibat hama tikus mencapai 15 ha. Klaimnya sudah diajukan kepada pihak asuransi, tapi sampai saat ini klaim dana masih dalam proses.

Sejak digulirkannya program AUTP itu, lanjutnya, sudah ada petani di Lambar yang menerima dana klaim, yaitu pada 2017 dan 2018. Namun Ferdi tidak memerinci jumlah klaimnya. Sekarang pihaknya menargetkan sedikitnya 1.000 Ha lahan tanaman padi di Lambar masuk program AUTP.

Sementara itu Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (Dirjen PTP Kementan) Dadih Permana mengatakan, penggunaan aplikasi IT untuk pendaftaran peserta asuransi sangatlah penting. Hal ini terutama amat berlaku untuk meningkatkan ketertiban administrasi serta transparansi dalam kepesertaan petani.

"Dengan aplikasi SIAP, proses pendaftaran semakin cepat dan mudah. Administrasinya juga akan lebih tertib dan peserta asuransi bisa memantau langsung," ujar Dadih Permana.

Hadirnya sistem aplikasi pendaftaran peserta asuransi menggunakan IT ini diharapkan diterapkan dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan, seperti para petugas dinas serta penyuluh.

Melalui aplikasi SIAP ini pula, lanjut Dadih, Jasindo akan memperoleh data luas lahan petani yang akurat, sebab petani mendaftarkan lahan pertanian dalam program Asuransi Usaha Tani dan Peternakan (AUTP) sesuai dengan perhitungan riil.

Adapun dari segi perencanaan, menurut Dadih, aplikasi sistem pertanian macam ini akan menyimpan sejumlah data, misalnya perihal kecenderungan iklim di suatu wilayah. Selain itu, exposure macam apa yang muncul ketika terjadi perubahan iklim tertentu.

”Kita dapat mempersiapkan sumber daya manusia untuk mengantisipasi daerah mana saja yang memerlukan pelayanan klaim lebih tinggi dibandingkan daerah lain,” pungkasnya.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya