Wakil Ketua Umum Partai Perindo itu pun menilai teror pembakaran mobil dilakukan oleh orang-orang yang ingin cari perhatian, menjelang pelaksaan Pemilu. Meski demikian, rentetan peristiwa teror ini dinilai tak terkait politis.
“Saya kira tidak terkait (politik). Ini adalah perbuatan orang yang ingin memanfaatkan, ingin sedikit mencari perhatian. Tapi saya kira (teror pembakaran) tidak terkait dengan rencana pesta demokrasi kita pada April nanti,” tukasnya.
Caleg DPR dari Dapil Jateng 1 nomor urut 1 itu mengimbaumasyarakat untuk tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan. Jika melihat gelagat atau orang mencurigakan sebaiknya segera melapor kepada petugas keamanan.
“Kepada pihak berwajib polisi bisa tegas untuk menyelesaikan ini sehingga menambah ketenangan masyarakat. Bahwa kita ini mau berpesta (Pemilu), tapi pesta demokrasi yang benar-benar aman dari segala macam ancaman,” lugas dia.
Menjelang perhelatan pemilu pada 17 April, Syafril rajin menemui calon pemilih di berbagai daerah pemilihan. Dia juga mememberikan pendidikan politik kepada masyarakat tentang tata cara pemilihan, dan mengenali visi misi calon pemimpin.
(Khafid Mardiyansyah)