JAKARTA - Relawan Alamsyah Network (RAN) memberikan sumbangan berupa pohon obat-obatan kepada kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di kawasan Jalan Pahlawan Nomor 10, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (5/2/2019) siang.
Pemberian tersebut sebagai upaya mengampanyekan program apotek hidup di wilayah setempat. Selain itu, sebagai bentuk perlawanan terhadap politik uang.
Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 10 Jakarta Barat nomor urut 01, Ramdan Alamsyah, mengatakan, program yang sudah jarang ditemui ini akan mengedukasi para warga bahwa masih banyak tanaman yang dapat dijadikan sebagai obat. Kemudian, program ini juga dapat menciptakan lingkungan hijau di wilayah tersebut.
“Ada satu kegiatan yang memang sudah jarang kita temui. Artinya, tentang edukasi mengenai apotek hidup. Memang lingkungan Jakarta yang sudah sangat kurang untuk penghijauan, di RW 05 di Sukabumi Selatan ini memulai menanam yang namanya apotek hidup,” ujarnya.
Ia pun menambahkan, apotek hidup mempunyai fungsi yang amat luar biasa. Di mana, tumbuhan obat yang ditanam mempunyai manfaat untuk kesehatan. Misalnya, daun saga, daun pecah beling, daun miana, kumis kucing, jahe merah, dan sebagainya. Kegiatan positif ini pun perlu ditiru dan dikembangkan.
“Ini merupakan satu kegiatan yang sangat positif dan kami sangat berterimakasih juga untuk teman-teman dari ibu-ibu PKK di sini, ibu-ibu jumantik, yang tentunya peduli terhadap lingkungan, mengundang dan mengajak kami untuk sama-sama melestarikan apotek hidup di dalam kehidupan sosial yang sangat kecil ini. Dan Ini perlu ditiru kemudian dikembangkan,” ungkapnya.
Alasan kampanye apotek hidup, kata Ramdan, sebagai gambaran bahwa Partai Perindo tidak mengajarkan adanya politik uang. Namun, mengedepankan edukasi sehingga para pemilih dalam menentukan calon legislatif (caleg) sesuai dengan program kerja.
Alhasil, cara Partai Perindo memperkenalkan para calegnya adalah dengan mengajak warga untuk bekerja sama dalam satu tim. Seperti halnya, pemberian tanaman obat ini yang bekerja sama dengan ibu-ibu PKK. Dengan begitu, Partai Perindo akan dicintai dan para caleg dapat terpilih.
“Kami ajak mereka untuk bekerja dalan satu tim. Mereka berjibaku dengan kami di Partai Perindo, mempromosikan kemudian turun ke lapangan secara langsung, mengedukasi masyarakat. Karena walau bagaimanapun the power of emak-emak ini menjadi sebuah fenomenal yang luar biasa. Oleh karen itu, dari mulut ibu-ibu ini lah Partai Perindo akan dicintai. Dan terutama Partai Perindo kami yakin, ibu-ibu di sini juga akan mendukung Partai Perindo sepenuhnya. Dari Jakarta Barat, kita akan kuasai Jakarta, kita akan dorong supaya caleg-caleg kita mampu dipilih dan mampu menjadi wakil yang baik di kemudian hari untuk warga Jakarta,” jelasnya.
Ia pun berharap, agar Partai Perindo akan terus bekerja sama dengan ibu-ibu PKK di berbagai wilayah di Jakarta. Guna memberantas demam berdarah dengue (DBD) dan memberikan edukasi seputar lingkungan.
“Mudah-mudahan Partai Perindo dan ibu-ibu PKK di seluruh Jakarta bisa bekerja sama. Kami pun siap untuk bekerja sama, terutama pemberantasan demam berdarah, edukasi mengenai apotik hidup dan sebagainya, terutama untuk lingkungan,” harap Ramdan.
(Khafid Mardiyansyah)