JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR, Ahmad Hanafi Rais, mengusulkan calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) dipanggil Komisi I terkait penyebutan istilah propaganda Rusia.
Namun, usulan Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu ditentang Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago.
Irma pun "menyentil" putera Amien Rais itu. Kata Irma, Hanafi seharusnya paham makna tersirat dan tersurat yang disampaikan Jokowi. Karenanya, Hanafi tidak memiliki hak mewakili Komisi I untuk memanggil capres petahana nomor urut 01 itu.
"Karena tidak ada mandat dari Komisi I untuk memanggil Jokowi. Sebagai pribadi boleh-boleh saja, tapi tidak boleh mengatasnamakan Komisi I, karena belum tentu semua fraksi setuju dengan persepsi yang bersangkutan," kata Irma kepada Okezone, Kamis (7/2/2019).
Jokowi, kata Irma, telah mengklarifikasi bahwa maksud propaganda Rusia yang dimaksud bukanlah merujuk pada sebuah negara. Tetapi adanya dugaan konsultan politik dari Rusia.