Akun Joeniar Andriyan Bee mengungkapkan video itu direkam di dekat Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen. Sayang, ia tak menyertakan keterangan waktu yang cukup jelas. Akun tersebut juga menautkan video ini ke akun Facebook milik Polantas Sragen dan Satuan Sabhara Polres Sragen.
Aksi pemukulan pembalap liar yang terekam video itu menjadi viral dan memicu pro-kontra dari warganet. Banyak yang mendukung aksi kekerasan terhadap para pembalap liar agar lekas jera.
"Mantap, tegur suara ga bakal denger, kaki tangan gerakkan hantam teross," tulis akun Fais.
"Sebelum merajalela seperti daerah lain, tumpas," imbuh Ah Ling.